Tips Praktis Menyimpan Opor Agar Tak Cepat Basi

17 June 2018 by
Tips Praktis Menyimpan Opor Agar Tak Cepat Basi

Opor ayam merupakan salah satu makanan khas yang selalu hadir memeriahkan momen Idul Fitri di Indonesia. Rasanya yang begitu creamy ditambah aneka bumbu khas yang memperkuat cita rasanya sangat cocok disantap bersama ketupat, rendang, hingga sambal goreng kentang nan pedas.

Ditambah dengan tekstur ayamnya yang lembut, opor ayam menjadi salah satu sajian yang digemari hampir seluruh usia. Tak mengherankan, seringkali kita menyajikan opor dalam porsi besar untuk disuguhkan kepada keluarga atau kerabat terdekat.

Banyaknya opor ayam yang dibuat seringkali meninggalkan sisa yang akan cepat basi bila tidak disimpan dengan proses yang tepat. Bila kamu masih memiliki banyak sisa opor ayam di rumah, berikut kumparanFOOD rangkum lima tips praktis menyimpan opor ayam agar tidak mudah basi.

1. Memasak santan hingga benar-benar matang

Opor ayam terbuat dari olahan ayam yang dimasak bersama santan dan aneka bumbu rempah. Dan salah satu kunci agar opor lebih awet saat disimpan adalah memasak opor hingga santan benar-benar matang. 

Sebaliknya, santan yang belum terlalu matang akan membuat opor lebih mudah basi dan tengik yang pasti sangat berbahaya bila dimakan. 

Untuk mengetahui kematangan santan, salah satu ciri khas yang terlihat adalah munculnya minyak di permukaan opor yang dihasilkan dari proses pemanasan santan.

2. Menghangatkan opor sebelum disimpan

Ingin opor buatanmu awet tanpa menyimpannya ke dalam kulkas? Cukup hangatkan opor setiap hari sebelum disimpan untuk keesokan harinya. Dengan begitu, opor tak akan mudah dihinggapi jamur yang akan membuat opor basi. Namun perlu diingat, cara ini hanya akan membuat opor awet selama dua hingga tiga hari lamanya.

3. Menyimpan opor ke dalam freezer

Cara ini dapat kamu lakukan agar opor buatanmu awet dan tetap segar selama berhari-hari. Suhu freezer akan membuat jamur atau bakteri tak dapat tumbuh sehingga kesegaran opor akan tetap terjaga.

 Simpan ayam dan kuah opor ke dalam dua wadah yang berbeda. Dengan begitu, tekstur dan bentuk ayam tidak akan rusak saat dibekukan.

4. Pasang Label pada wadah penyimpanan opor

Opor yang disimpan ke dalam freezer bisa bertahan selama satu hingga dua minggu lamanya. Untuk itu, sebaiknya pasang label di atas wadah opor bertuliskan tanggal atau waktu penyimpanan. Dengan begitu, kamu dapat mengetahui kualitas dan tanggal kadaluwarsa opor ayam yang kamu simpan.

5. Mengolah opor menjadi hidangan lain

Kesegaran opor mulai menurun sedangkan kamu masih memiliki banyak sisa opor ayam di rumah? Tak perlu risau, kamu dapat mengolah sisa daging opor menjadi hidangan lain, lho.

Misalnya ayam goreng, campuran nasi atau mi goreng, atau bahkan abon ayam sebagai taburan bubur ayam atau isian lemper. Dengan begitu, sisa opor ayam pun tak akan terbuang percuma.

Selamat mencoba!

Apa Reaksi Anda ?

Love
100%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

1230 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
imam basuki 05 July 2019 | 06:08:39

wah terima kasih atas tipsnya ya aku nggak suka makanan berlemak

wahyu kentos 29 June 2019 | 12:52:57

ouh sip makasih ya tips nya sekarang opor ku bisa tahan 2 tahun :v

Achmad Agus Purwadi 15 June 2019 | 14:06:46

yang jelas cepat dihabiskan saja lah

jdubdhdhris Muid 11 June 2019 | 12:09:41

ouh sip makasih ya tips nya sekarang opor ku bisa tahan 2 tahun :v

Rara Lisyanty 08 June 2019 | 21:34:51

aku nggak suka makanan berlemak

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top